Akar : Akar tunggang dan Akar Serabut

Loading...

Akar : Akar tunggang dan Akar Serabut

Belajar Biologi. Tubuh tumbuhan terdiri dari organ vegetatif meliputi akar, batang, dan daun yang merupakan organ pokok tubuh tumbuhan, serta organ reproduksi yaitu organ yang bertanggung jawab bagi perbanyakan tumbuhan, pada tumbuhan berbiji meliputi bunga, buah, dan biji

Akar (Radix)

Akar berperan sangat penting bagi pertumbuhan suatu tumbuhan. Umumnya, akar terdapat di dalam tanah, tetapi ternyata ada pula akar yang menggantung karena telah mengalami metamorfosis.

Uraian berikut akan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai akar sebagai salah satu organ vegetatif tumbuhan.

Perkembangan akar

Pada bagian lima dunia makhluk dikelompokkan berdasarkan sifat melekat di habitat.

Tumbuhan yang melekat dengan menggunakan alat pelekat (stipe) misalnya ganggang (Algae), dengan risoid (rhizoid) misalnya lumut (Bryophyta), atau dengan akar (radix), misalnya paku-pakuan (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

Alat pelekat pada tumbuhan ganggang merupakan kumpulan massa sel yang berfungsi untuk melekat dan bukan untuk absorbsi air maupun unsur hara.

Risoid merupakan penonjolan sel-sel yang bersambungan menjadi bentuk benang yang secara struktural dapat disamakan dengan rambut atau bulu akar (pilus radicalis) pada tumbuhan berbiji.

Sifat dan fungsi akar

Akar tumbuhan berbiji merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah, dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotrop).

Badan akar tidak memiliki buku (node) dan ruas (internode) sehingga tidak mendukung daun atau bagian yang lain .

Warna akar tidak hijau, melainkan dengan pola warna keputihan sampai kekuningan.

Pertumbuhan ujung akar lebih lambat dibandingkan bagian batang. Ujung akar berbenntuk runcing sehingga menembus tanah secara mekanik maupun kimiawi. 

Akar tumbuhan berfungsi untuk memperkuat berdirinya tubuh tumbuhan, menyerap air dan unsur hara tumbuhan dari dalam tanah, mengangkut air dan unsur hara ke bagian tumbuhan yang memerlukan, dan kadang kala sebagai tempat penimbunan zat makanan cadangan.

Asal-usul akar dan bagian-bagian akar tumbuhan berbiji

Akar tumbuhan berbiji tumbuh dari lembaga, yaitu di bagai akar lembaga (radicula) membentuk akar primer (radix primarius).

Akar primer pada kelas tumbuhan berkeping biji dua (Dicotyledoneae) tumbuh dan berkembang menjadi batang akar atau akar tunggang (corpus radici) yang bercabang, membentuk sistem akar tunggang (fibrous root system).

Sementara, pada kelas tumbuhan berkeping biji satu (Monocotyledoneae) akar primer mereduksi sehingga akar tumbuh pada buku-buku batang, sebagai akar serabut dan disebut sistem akar serabut (advantititous root system). 

Percabangan yang langsung dari batang akar pada Dicotyledoneae disebut akar lateral (radix lateralis) percabangan yang bersumbu pada akar lateral disebut disebut akar (fibrilla radicalis).

Serabut akar memiliki percabangan bertingkat sehingga pada tumbuhan dapat diidentifikasi adanya serabut akar tingkat 1,2,3, dan seterusnya.

Secara morfologi, setiap ujung akar memiliki jaringan pelindung yaitu tudung akar (calyptra) yang dapat menembus batuan  secara fisik atau kimia.

Sel epidermis setiap bagian akar dapat tumbuh menjadi prosesus seluler yang disebut rambut atau bulu akar (pilus radicalis), pada umumnya pada bagian akar yang masih muda. 

Akar tunggang atau batang akar yang tidak bercabang dibedakan berdasarkan bentuk dan percabangannya menjadi sebagai berikut:

a. Akar tombak

atau pena (fusiform), jika batang akar membesar di pangkal dan meruncing di ujung, akar serabut di seluruh bagian, sebagai tempat cadangan makanan. 

Contohnya akar tombak pada lobak (Rhapanus sativus; Brassicaceae) dan wortel (Daucus carota;Apiaceae)

b. Akar gasing (napiform), jika batang akar pangkal membulat (lebar), akar serabut di ujung yang runcing, dan sebagai tempat cadangan makanan. Contohnya akar gasing bengkuang (Pachyrrhizus erosus; Papilionaceae) dan biet gula (Beta vulgaris).

c. Akar benang

(Filiform), jika batang akar kecil memanjang. Contohnya akar kacang panjang  (Phaseolus vulgare; Papilionaceae).

akar dan jenis akar serabut dan tunggang
Akar dan jenis jenis akar
Lain lagi pada sistem akar serabut. Berdasarkan ukurannya, akar serabut dibedakan menjadi.
a. Akar serabut kecil, misalnya akar padi (Oryza sativa; Poaceae),
b. Akar serabut sedang, misalnya akar kelapa (Cocos nucifera; Arecaceae), dan
c. Akar serabut besar, misalnya akar pandan (Pandanus tectorius; Pandanaceae

 

akar dan jenis akar serabut dan tunggang
Akar Tunggan dan akar serabut
akar dan jenis akar serabut dan tunggang
Anatomi akar

 

Sumber :Dr. L. Hartanto Nugroho, M. Agr, Drs. Purnomo, M.S dan Prof. Dr. Issirep Sumardi dalam bukunya Struktur & Perkembangan Tumbuhan

Akar : Akar tunggang dan Akar Serabut | Ahmad Baihaqi | 4.5