Menjaga Makanan Tetap Sehat dan Aman

Loading...

Bagaimana Menjaga Makanan tetap aman

Ingatlah empat dasar

 
  1. Jauhkan kuman dari makanan. Makanan bersih, tangan bersih, dan dapur bersih
  2. Hentikan penggandaan kuman di dalam makanan. Cepat didinginkan, tempatkan di lemari pendinginan
  3. Matikan setiap kuman dengan proses pemasakan yang sempurna
  4. Makanlah segera makanan setelah dimasak.

 

Menjaga kuman agar tidak kontak dengan makanan

Ingatlah bahwa kuman perlu masuk ke dalam makanan terlebih dahulu, dan makanan yang disiapkan dengan cara bersih tidak akan terkontaminasi oleh bakteri berbahaya.

Memilih makanan dengan hati-hati

Belilah makanan yang terlihat segar dan tidak rusak. Pastikan bahwa kemasannya sempurna. Perhatikan peringatan pabrik tentang tanggal kadaluwarsa dan makanlah makanan sebelum disentuk. Makanan yang dimakan setelah tanggal ini mungkin mulai rusak. Tanda-tanda pertama biasanya meliputi perubahan dalam rasa dan bentuk; yoghurt terasa berbuih, susu berbau masam, letucce menjadi layu dan seterusnya. Makanan tersebut akan segera menjadi kurang bergizi karena kandungan zat gizinya seperti vitamin C menurun.

 

 

 

 

memilih makanan
memilih bahan makanan

 

Simpanlah makanan dengan hati-hati

Cucilah sayuran mentah, atau bungkuslah dengan baik. Simpanlah jauh dari makanan lain. Tanah yang menempel pada sayuran mentah mungkin mengandung toksoplasmosis atau kuman lain. Cuci semua buah dan sayur sebelum digunakan bahkan produk supermarket bersih sebelum dikemas mungkin membawa kuman.
Selalu, selalu cuci tangan sebelum menyiapkan makanan
Cuci bersih, menggunakan sabun jenis apa pun dan banyak air hangat. Cucilah dengan baik antara jari-jari dan sekitar jempol. Bahkan jika tangan tidak kelihatan kotor, mungkin membawa kuman berbahaya. Gunakan handuk tangan bersih setiap hari.

buah buahan

 

Ingatlah bahwa binatang dan dapur tidak bercampur.

Jagalah binatang peliharaan dari meja dan permukaan tempat kerja. Siapkan hidangan makanan binatang dengan baik, jauh dari tempat menyiapkan makanan anda.

Jagalah permukaan kerja, taplak meja dan perlengkapan lain bersih dengan seksama

Laplah meja, permukaan kerja, dan papan iris (talenan) dengan air bersabun hangat sebelum dan sesudah digunakan. Kuman pada permukaanya akan berhubungan dengan makanan yang anda siapkan, dan sisa makanan yang tertinggal ketika menyelesaikan pekerjaan dan itu akan menarik kutu dan binatang peliharaan, serta kuman mereka.
Taplak meja harus diganti, setidaknya setiap hari dan cucilah dengan mesin atau tangan pada temperatur tinggi. Anda mungkin lebih mempertimbangkan menggunakan kertas dapur atau taplak sekali pakai.
Gunakan tea towel dan handuk tangan bersih setiap hari, dan cucilah yang kotor pada temperatur tinggi.
Anda mungkin telah melihat iklan untuk semprotan anti bakteri dan cairan pencuci bahkan untuk papan iris dan handuk.

Hentian penggandaan kuman pada makanan

Jika kuman benar-benar masuk ke dalam makanan, kebanyakan jika tidak akan berkembang dalam level yang berbahaya jika makanan disimpan baik di pendingin, dalam lemari es yang efisien, sampai saat terakhir akan dimasak.
Jagalah makanan dingin tetap dingin dan pastikan lemari es anda cukup dingin. Bawalah makanan dingin atau beku kerumah di dalam tas atau kota tersendiri. Ini dapat dibeli hampir pada semua supermarket. Jika makanan dingin dibiarkan terlalu hangat selama perjalanan pulang, bakteri mlai berkembang di dalam makanan. Temperatur di dalam lemari es anda harus di antara 0 dan 4 C. Banyak supermarket dan toko peralatan menjual termometer lemari es dengan harga masuk akal.
Ingatlah bahwa bakteri listeria tidak biasanya dapat berkembang pada temperatur rendah. Inilah mengapa pemanasan kembali atau pendinginan makanan yang belum dimasak dan unggas siap makan sangat penting.

simpan di kulkas

 

Dinginkan segera makanan yang telah dimasak tetapi untuk dimakan kemudian.

Tutuplah makanan yang dimasak dan biarkan dingin, anginkan selama tidak lebih dari dua jam. Bagila makanan berjumlah besar kedalam tempat kecil untuk mempercepat pendingin. Kuman berkembang paling baik ketika makanan hangat. Bahkan kuman yang terkontaminasi sedikit dan ditanggalkan lama pada suhu ruangan akan dengan cepat menjadi berbahaya, penuh bakteri.

Berhati-hatilah dengan penyimpanan daging mentah

Simpanlah daging mentah di dasar lemari es atau ditempat yang dalam dan ditutupi. Pastikan bahwa cairan dari daging mentah tidak dapat menetes ke dalam makanan yang lain. Kuman dari daging mentah dapat berjalan ke makanan yang telah dimasak atau produk segar, seperti buah, sayuran dan produk susu.

Jangan letakkan makanan yang telah dimasak di tempat daging mentah pernah diletakkan tanpa mencuci permukaannya dengan bersih. Ketika melakukan proses marinate (mencampur wine atau cuka dengan minyak dan bumbu untuk direndam daging) daging mentah, pastikan piringnya ditutup dan tetap di lemari es. Cuci tangan, pisau dan peralatan lainnya dengan baik setelah menyiapkan daging mentah.

penataan kulkas untuk menjaga makanan tetap sehat

 

Perhatikanlah kulit telur

Tempatkanlah telur jauh dari makanan lain, cucilah tangan anda setelah menangani kulitnya. Lap kulitnya sebelum anda memecahkannya. Proses pemasakan akan membunuh kuman di dalamnya, tetapi di luar kulitnya mungkin terdapat bakteri yang berbahaya.

kulit telur

 

Matikan kuman apapun di dalam makanan

Ingatlah bahwa pemasakan yang sempurna akan membunuh bakteri apapun yang bersembunyi di dalam daging mentah, unggas dan telur.

 
Terakhir, makanlah makanan segera setelah dimasak.
 
Menjaga Makanan Tetap Sehat dan Aman | Ahmad Baihaqi | 4.5