Sistem Endokrin pada Kelenjar Kelamin

Loading...

Belajar biologi

Sistem Endokrin pada Kelenjar Kelamin

Bagaimana proses Kedewasaan Laki-laki secara sistem endokrin?

Saat pubertas terjadi, hipotalamus laki-laki mulai menghasilkan hormon perangsang gonadotropin (Gonadotropon releasing hormone/GnRH).

Hormon ini tersusun atas peptida kecil yang berfungsi pada kelenjar hipofisis dan menstimulasi untuk membebaskan dua protein yaitu  Hormon Luteinizing (Hormon LH) dan Hormon peransang folikel (FSH).

Bersama-sama, hormon LH dan hormon FSH disebut gonadotropin sebab keduanya dapat menstimulasi kelenjar kelamin. hormon LH serta FSH juga dapat dijumpai pada wanita.

Hormon FSH dan LH bekerja pada testis. Hormon FSH dapat menyebabkan terjadinya produksi testoteron pada testis. Hormon Testosteron sebelumnya menghambat pembebasan GnRH oleh kelenjar hipotalamus dan pembebasan gonadotropin oleh kelenjar pituitari.

Ketika pubertas berlansung, hormon testoteron akan terusk meningkat produksinya hingga pada usia sekitar  17 tahun untuk menghambat hipotalamus.

Setelah melewati proses ini, produksi hormon testoteron dan sperma tetap konstan sepanjang hidup kecuali terdapat pengaruh lingkungan dan kesehatan.

Selama pubertas, hormon testoteron menstimulasi perkembangan sifat-sifat kelamin sekunder, ciri fisik yang berhubungan dengan kejantanan.

Ciri khas yang muncul seperti suara bertambah berat, munculnya rambut pada bagian wajah (kumis dan janggut) dan pertumbuhan otot dan skelet yang terstimulasi.

Selain itu, produksi sperma mulai terjadi. Pertumbuhan tinggi badan dan massa otot mulai selama awal pubertas dan biasanya saat ini paling cepat dan berlangsung hingga umur 21 bahkan ada yang hingga umur 25 tahun. 

Bagaimana Proses Kedewasaan Perempuan Secara Endokrin ?

Pada kelenjar kelamin perempuan, menghasilkan telur dan dua jenis hormon seks steroid yaitu hormon estrogen dan hormon progesteron. Hal yang kalian perlu ketahui adalah tidak ada zat yang disebut estrogen.

Hormon estrogen merupakan campuran hormon ataupun salah satu hormon dari estradiol, estron dan estriol. Hormon progesteron adalah progestin primer yang disekresikan oleh ovarium.

Pada perempuan, pubertas terjadi pada usia sekitar 11 tahun, akan tetapi bisa terjadi lebih awal pada umur 8 tahun.

Pada wanita, hipotalamus mulai menghasilkan GnRH seperti pada jantan, tetapi dengan satu perbedaan yang nyata yaitu pada perempuan terjadi pembebasan GnRH secara siklis dan diskontinu oleh hipotalamus. 

Pada awal pubertas, jumlah gonadotropin, Hormon FSH dan LH yang dibebaskan oleh pituitari meningkat, terutama jumlah hormon LH.

Peningkatan ini mengakibatkan ovarium menghasilkan estradiol yang berfungsi untuk perkembangan ciri-ciri kelamin sekunder wanita.

Ciri kelamin sekunder wanita seperti perkembangan payudara, pemasakan organ reproduksi dan deposisi lemak dibawah kulit utamanya pada pantat dan payudara.

Pelvis akan melebar menyebabkan kantung paha bergeser kedepan dan keluar.

Hormon estrogen juga cenderung menyebabkan jaringan ikat sistem musculoskeletals (kartilagon, ligament, dan tendon) berelaksasi. Hal inilah yang menyebabkan atlit wanita yang lebih dari belasan tahun akan rentan terjadi luka pada tendon dan ligamen dibanding lelaki.

Setelah itu terjadi menstruasi, yang pada umumnya terjadi sekitar usia 12 tahun. 
 
Menstruasi terjadi dibawah pengaruh hormon estrogen. Ketika hormon estrogen meningkat lapisan uterus (endometrium) akan menebal yang dipersiapkan untuk tempat ovum, akan tetapi saat kadar hormon estrogen menurun, lapisan endometrium akan mengelupas yang menghasilkan aliran darah menstruasi. 6-9 bulan setelah terjadi menarche, akan terjadi pelepasan telur pertama oleh ovarium (ovulasi).
Sistem Endokrin pada Kelenjar Kelamin | Ahmad Baihaqi | 4.5