Belajar Proses Pembentukan Tulang (Osifikasi)

Loading...

Proses Pembentukan Tulang

Mari belajar proses pembentukan tulang | Kawan kawan para pencinta Biologi, tulang adalah bagian dari tubuh kita. Menjadi rangka agar tubuh kita dapat seperti sekarang ini.

Tanpa adanya tulang, kita tidak akan mampu menggunakan otot kita sebagaimana mestinya. Selain itu, masih banyak lagi fungsi tulang yang lainnya. Oleh karena itu, proses pembentukan tulang sangat penting untuk terjadi pada manusia.

Proses pembentukan tulang pada manusia dimulai semasa masih berupa fetus/janin. Proses pembentukan tulang ini terus berlanjut setelah itu selama tulang pada tubuh kita masih bertambah ukurannya. 

Proses pembentukan tulang terbagi atas dua peristiwa utama yaitu penyerapan massa tulang yang telah tua (absorbsi). dan pembentukan tulang yang baru (osifikasi). Kedua sel yang berperan dalam proses pembentukan tersebut secara berurut adalah osteoklas dan osteoblas.

Proses pembentukan tulang bila dijelaskan dari kedua sel tersebut bahwa osteoblas yang merupakan sel sel yang berbentuk kumparan berfungsi dalam mengubah garam kalsium dan magnesium larut (soluble) dalam darah menjadi garam garam kalsium yang tidak larut contohnya adalah kalsium fosfat.

Sedangkan osteoklas berperan dalam proses absorbsi pembentukan tulang. 

Osteoklas berfungsi untuk menghancurkan. Osteoklas memiliki fungsi yang berlawanan dari osteoblas. Sel ini mampu mengubah kalsium fosfat yang tidak larut dalam darah menjadi garam kalsium yang larut.

Kedua sel ini sangat penting dalam proses pembentukan tulang, contoh, osteoblas mendeposisi tulang pada permukaan tulang silinder, sementara osteoklas mengabsorpsi tulang pada permukaan dalamnya untuk memperbesar rongga sumsum dan mencegah tulang menjadi terlalu berat.

Selain dari kedua sel diatas, sel lain yang penting dalam proses pembentukan tulang adalah osteonosit yang berperan menjaga keseimbangan oksigen dan mineral pada tulang.

Osifikasi: Proses Pembentukan Tulang

Proses pembentukan tulang berdasarkan lokasi atau tempat terjadinya terbagi atas dua yaitu osifikasi intermembran/intramembranosa dan osifikasi endokondrial/intrakatilaginosa

Osifikasi Intermembran

Proses pembentukan tulang ini terjadi pada jaringan ikat yang ada sejak tahap fetus.

Osifikasi intermembran utamanya terjadi pada pembentukan tulang pipih pada tengkorak manusia dan juga pada rahang, maksila serta pada tulang klavikula. Tulang yang terbentuk dari proses ini diperoleh dari mesenkim (salah satu jaringan ikat), bukan dari kartilago (tulang rawan). 

Terdapat beberapa langkah dalam proses pembentukan tulang ini yaitu:
1. Perkembangan pusat pembentukan tulang. 
2. Kalsifikasi
3. Pembentukan Trabecula
4.Perkembangan periosteum
 

Osifikasi Endokondrial

Proses pembentukan tulang ini  atau osifikasi endokondrial terjadi pada tulang panjang contohnya tulang paha dan hampir pada semua tulang di tubuh manusia. Proses pembentukan tulang ini terjadi pada kartilago (tulang rawan). Proses pembentukan tulang ini terbagi menjadi beberapa tahap:

1. Perkembangan model kartilago

2. Pertumbuhan model kartilago

3. Perkembangan pusat osifikasi primer

4. Perkembangan pusat osifikasi sekunder

5. Perubahan kartilago articular dan lempeng epifisis

Proses pembentukan tulang: Osifikasi intrakartilago/endokondrial
Gambar Proses pembentukan tulang: Osifikasi intrakartilago/endokondrial

Proses pembentukan tulang dengan cara intrakartilaginosa ini dimulai pada tulang rawan tepatnya pada titik osifikasi primer yang banyak bermunculan pada tahap perkembangan janin (fetus). Selanjutnya, titik osifikasi sekunder akan berlangsung setelah bayi lahir. Ketika manusia tersebut mencapai kedewasaan rangka tubuh (skeletal maturity) sekitar 18-25 tahun, seluruh tulang kartilago (tulang rawan) akan digantikan oleh tulang. 

 Demikianlah artikel tentang proses pembentukan tulang. Tetap belajar biologi dan tetap semangat belajarnya.
Belajar Proses Pembentukan Tulang (Osifikasi) | Ahmad Baihaqi | 4.5