Lapisan Lipid Pada Membran Sel

Loading...

Lapisan Lipid Pada Membran Sel

Selamat Pagi, kali ini di ARTIKEL BERMUTU kita akan mempelajari tentang lapisan lipid atau lemak pada membran sel. Kita mulai dari sejarah penemuannya lapisan lipid pada membran sel terlebih dahulu.

Sejarah Penemuan Lapisan Lipid

Lapisan lipid untuk pertama kali ditemukan melalui percobaan pada tahun 1925 yang menggunakan aseton untuk mengesktraksi lipid dari membran sel darah merah.

Pada saat itu, ditemukan bahwa molekul lipid yang ditemukan memiliki luas dua kali permukaan sel. Yang tentu saja saat itu disimpulkan bahwa terdapat dua lapisan lemak walaupun struktur membran sel yang seperti sekarang yaitu fosfolipid bilayer belum dapat dipastikan kebenarannya saat itu.

Beberapa tahun setelahnya, setelah ditemukan metode pengkajian defraksi sinar X, ditemukanlah bahwa lapisan lipid tersusun atas dua lapis pada membran sel.

Lapisan Lipid Pada Membran Sel

Molekul lipid pada membran sel tentu saja memiliki sifat yang sama dengan molekul lipid lainnya yaitu tidak dapat larut dalam air, akan tetapi dapat larut dalam pelarut organik.

Lapisan lipid yang terdapat pada membran sel tersusun atas 3 jenis yaitu fosfolipid, kolesterol, dan glikolipid. Ketiga jenis molekul lipid tersebut bersifat amfipotik atau memiliki dua kutub yaitu satu bersifat suka terhadap air (hidrofilik) atau polar terhadap air, dan kutup lain yang tidak suka terhadap air atau hidrofobik atau nonpolar terhadap air.

Sebagai contoh, salah satu molekul lipid yaitu fosfolipid memiliki kepala yang bersifat polar dan dua ekor yang bersifat nonpolar. Panjang ekor fosfolipid beragam mulai dari 14-24 atom karbon yang umumnya sahal satu berasal dari gugus asam lemak jenih.

Dikarenakan adanya ikatan rangkap pada dua atom karbon menyebabkan membengkaknya rantai gugus asam lemak.

Apabila molekul molekul lipid yang bersifat amfipotik tersebut berada dilingkungan air, maka akan cenderung menyusun diri sehingga bagian ekor yang bersifat hidrofobik akan terlindung dari air. Untuk melindungi bagian ekor dari lingkungan air, maka sel akan bertindak dengan 2 cara yaitu:

  • ¬†Membentuk bola bola sebagai contoh, ekor ekor mengarah ke pusat bola
  • Membentuk susunan dwi lapisan

Berdasarkan percobaan secara in-vitro atau di dalam laboratorium, ditemukan bahwa terjadi gerakan gerakan dalam lapisan lipid pada membran sel yaitu:

  • Molekul lipid pindah dari satu lapisan ke lapisan lain menggunakan gerakan yang disebut “flip-flop”, akan tetapi jarang terjadi.

  • Difusi lateral, molekul lipid pada membran sel berpindah tempat dalam lapisannya sendiri.

  • Gerakan rotasi, molekul lipid pada membran sel berputar pada sumbu molekul

  • Ekor rantai molekul lipid dapat mengadakan gerakan fleksi.

Atas dasar teori dan percobaan inilah, jangan pernah percaya bila ada yang bilang lapisan lipid pada membran sel merupakan lapisan yang kaku dan tidak mampu bergerak.

Sifat lapisan lipid pada membran sel seperti cairan atau sifat fluiditasnya cukup tinggi. Molekul yang berperan penting dalam fluiditas lapisan lipid membran sel adalah molekul kolesterol.

Dengan adanya molekul kolesterol, fluiditas membran plasma bertambah. Molekul kolesterol sendiri berperan dalam menjaga kestabilan membran plasma (membran sel).

Beberapa molekul lipid yang terdapat pada berbagai membran sel pada sel tertentu adalah kolesterol, fosfatidil etanolamin, fosfatidil serin, fosfatidil kolin, Sphingomielin, Gliokolipid dan molekul lipid lainnya.

Lapisan Lemak pada Membran sel

Lapisan Lemak pada Membran sel

Sekian artikel tentang lapisan lipid pada membran sel…wassalam.
Lapisan Lipid Pada Membran Sel | Ahmad Baihaqi | 4.5