Pengertian Sel dan Teori Sel

Loading...

Pengertian Sel dan teori sel

Apa pengertian sel dan bagaimana teori sel? Pertanyaan yang seperti ini yang akan kita jawab di belajarbiologi.com. Kalian pasti sudah tahu apa pengertian sel, oleh karena itu kami tambahkan tentang teori teori sel yang ada dikarenakan dengan mengetahui apa teori sel yang telah ada, maka anda telah memahami apa pengertian sel sebenarnya.

Pengertian Sel | Cella atau sel berarti ruangan kecil. Pengertian sel secara umum adalah unit dasar fungsional dan biologis dari semua organisme hidup.

Pengertian sel dapat juga berarti unit terkecil dari kehidupan yang mampu memperbanyak diri secara independen dan seringkali sel disebut sebagai “building blocks of life”. Ilmu yang mempelajari sel adalah biologi sel.

Pengertian sel yang lain adalah ruangan kecil yang dapat menampung peralatan hidup/biologis yang dibutuhkan untuk membuat organisme tetap hidup dan lestari. Organisme tersebut dapat berupa satu sel dan dapat juga berupa multiselular contohnya adalah hewan mamalia.

Teori Sel Menurut Para Ahli | Sel sebagai unit dasar kehidupan dikenal dengan teori sel. Ide teori sel  sebagai unit kehidupan pertama kali di utarakan oleh H.J. Dut Rochet tahun 1824, dia adalah seorang ilmuwan prancis.

Akan tetapi teori sel yang dimilikinya tidak terlalu diperhatikan. M.J Schleiden dan T. Schwann dari Jerman lah yang mengemukakan tentang teori sel yang menjadi populer hingga sekarang.

Teori sel nya diumumkan tahun 1847 setelah merangkai ulang teori sel yang lama menjadi teori sel yang utuh. Menurut T.Schwann, bahwa jaringan tersusun atas sel sel dalam cara yang bervariasi dan sel yang bervariasi.

Schleiden mengemukakan dalam teori sel bahwa setiap sel memiliki dua fungsi, pertama yaitu mempertahankan perkembangannya, dan yang lainnya sebagai penyusun, sehingga berintegrasi menjadi bagian dari organisme hidup:

Each cell has two functions one pertaining to its development, the other an intermediary, since it has become an integrated part of a living organism“.
Beberapa tahun setelah Schwann dan Schleiden, Rudolph Virchow pada tahun 1958 memformulasikan teori sel yaitu setiap organisme hidup tampaknya adalah akumulasi atau gabungan dari unit vital, dan setiap penyusun tersebut memiliki seluruh ciri ciri kehidupan (makhluk hidup).
Every living organism appears as sum of vital units, each of which bears the complete characteristics of life“.
Kemudian pada akhir abad ke-19, akhirnya  teori sel diterima secara luas. Adapun Teori sel dari Schleiden dan Schwan adalah sebagai berikut:

Teori Sel Schleiden dan Schwann I

Semua organisme hidup tersusun atas sel atau sel-sel (uniseluler atau multiseluler). Definisi penting dari sel adalah unit protoplasma yang dibungkus oleh lapisan tipis membran plasma (baca membran sel).

Protoplasma pada semua sel mengandung nukleus (atau inti sel). Selain itu, protoplasma juga mengandung sitoplasma atau sitosol. Sitoplasma tersebut mengandung banyak organel sel.

“All living organisme are composed of cell or cells. An important definition of a cell is that it is a unit of protoplasm surrounded by a thin plasma membrane. The protoplasma of all cells contain a nukleus. The rest of the protoplasma is called cytoplasm or cytosol. The cytoplasm contains many cell organelles.

 Teori Sel Schleiden dan Schwann II

Sel adalah unit fungsional kehidupan “Cell are the functional unit of life”. Sel adalah penyusun jaringan dan organ organ. Sel sel tidak bekerja secara terisolasi. Sel berinteraksi dengan sel lainnya untuk menghasilkan sebuah organisme.

Teori Sel Schleiden dan Schwann III

Setiap sel muncul dari sel yang telah ada sebelumnya “Each cells arise from pre-existing cells“. Setiap sel membelah diri untuk memproduksi dua atau lebih sel anakan dan dua sel dapat bergabung (fusi sel) membentuk zigot (Baca pembelahan sel secara mitosis dan meiosis).

Setelah membahas tentang teori sel dan cakupan dari sel itu sendiri berdasarkan  teori sel Schleiden dan Schwann, mari kita pelajari pengecualian dari teori sel.

Konsep teori sel hampir terpakai pada semua organisme hidup, akan tetapi, teori sel ini tidak dapat kita terapkan pada beberapa bentuk kehidupan seperti virus, beberapa protozoa dan alga.

 
 
Struktur sel hewan dan Organel Organel Sel hewan

Struktur sel hewan dan Organel Organel Sel hewan

Sumber artikel pengertian sel dan teori sel:
Pengertian Sel dan Teori Sel | Ahmad Baihaqi | 4.5