Sistem Pernapasan Pada Manusia

Loading...

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Bagaimana sistem pernapasan manusia? Kali ini di. belajarbiologi akan dijelaskan tentang sistem pernapasan pada manusia. Manusia seperti layaknya semua mamalia bernapas menggunakan paru paru sebagai organ utama pertukaran udara khususnya oksigen dan karbon dioksida.

Sistem pernapasan merupakan salah satu sistem organ yang ada dalam tubuh manusia yang membuat manusia tetap hidup, tumbuh dan berkembang.

Seperti sistem organ lainnya pada manusia, sistem ini adalah gabungan beberapa organ mulai dari hidung yang terletak dibagian kepala, tekak (faring)dan tenggorokan (trakea) yang terletak dibagian leher, bronkus, bronkiolous dan alveolus (paru-paru) yang terletak dibagian rongga  dada atau tulang rusuk.

Kali ini akan dijelaskan satu satu bagian dari sistem pernapasan pada manusia.

Sistem Pernapasan Pada Manusia: Organ demi Organ

Sistem pernasasan | Pertama adalah hidung.  Pengertian hidung adalah organ yang membuat udara dari lingkungan dapat masuk kedalam saluran pernapasan yang tersusun atas bagian eksternal (luar) berupa kulit dan penonjolan akibat tulang nasal dan tulang rawan dan bagian internal berupa bulu bulu hidung, alat sensor, rongga berlapis membran mukosa bersilia yang memiliki banyak pembuluh darah.

Hidung terdiri atas bagian luar atau ekternal dan bagian dalam atau internal. Bagian hidung yang terlihat dibentuk oleh adanya dua buah tulang nasal dan tulang rawan. Kedua tulang tersebut dibungkus dan dilapisi oleh kulit.

Selanjutnya dibagian dalam hidung terdapat rambut rambut halus yang membantu mencegah benda benda asing masuk kedalam hidung beserta lendir yang akan menangkap kotoran tersebut.

Yang dimaksud benda asing adalah debu debu dan benda lainnya yang mampu mengancam pernapasan, umumnya berukuran cukup besar, untuk benda yang sangat mikroskopis seperti berukuran nm (nanometer), rambut rambut hidung tak akan mampu menapisnya. 

Pada bagian dalam hidung  terdapat kavum nasalis yang merupakan lubang besar yang dipisahkan oleh septum. Bagian yang terbuka dari hidung ini disebut nares anterior.

Sedangkan bagian hidung yang terbuka setelah itu disebut nares posterior yang akan terbuka hingga ke bagian faring. Untuk lebih jelasnya tentang organ pernapasan ini silahkan baca artikel hidung: anatomi dan bagian bagian hidung.

Sistem pernapasan | Selanjutnya adalah tekak atau faring. Faring pada manusia terbagi atas tiga bagian yaitu nasofaring, orofaring dan laringofaring. Tekak (faring) terletak di belakang hidung, mulut dan tenggorokan.

Tekak berupa saluran dengan panjang kurang lebih 7 centimeter. Nasofaring merupakan bagian faring yang pertama dilewati setelah udara masuk dari hidung. Pada Nasofaring dapat ditemukan tuba eustachius dan kelenjar adenoid. Kemudian, setelah itu terdapat faring oralis atau orofaring yang terletak dibelakang mulut.

Di bagian ini anda dapat menemukan tonsil amandel dan epiglotis. Terakhir, faring laryngeal atau laringofaring yang terletak dekat laring.

Sistem pernapasan | Kemudian, setelah faring, udara masuk ke bagian laring. Laring sendiri memiliki fungsi yang analog dengan kelopak mata manusia.

Berfungsi benda benda asing yang masuk kedalam sistem pernapasan manusia khususnya paru paru. Laring sendiri terdiri atas tulang tulang rawan yang diikat oleh ligamen dan otot.  

Laring tersusun dari tiga tulang rawan (kartilago) besar yang tidak berpasangan (cricoid, thyroid, epiglottis); 3 tulang rawan (kartilago) kecil yang berpasangan (arytenoids, corniculate, cuneiform); dan sejumlah otot intrinsik (otot yang mampu elastis dan bergerak bebas). Pada laring juga terdapat tonjolan yang menjadi ciri seksual sekunder pada pria atau lebih dikenal sebagai jakun.

Sistem pernapasan manusia | Setelah laring, udara akan masuk trakea. Masuknya udara ke bagian trakea pada tenggorokan disebabkan adanya epiglotis pada faring, sehingga makanan dapat terarah masuk ke esofagus dan udara dapat terarahkan ke trakea.  

Trakea adalah tabung yang tersusun oleh cincin tulang rawan (kartilago) yang berongga. Panjang trakea sekitar 10 centimeter dan dengan diameter 20-25 mm atau sekitar 2 centimeter. Kalau diliat hampir sama besar dengan uang koin 500 rupiah.

Trakea bermula dari kartilago krikoid yang berbentuk cincin stempel dan meluas ke anterior pada esofagus, turun ke dalam vertebrae thoraks ke-5 dan seterusnya di mana trakea membelah menjadi dua bronkus utama (primer kanan dan kiri) pada karina. bentuk rangka trakea terdiri atas 16-20 cincin rawan hialin yang tidak lengkap, menyerupai huruf C.

Bagian huruf yang tidak lengkap ini mengarah ke posterior dan diisi oleh otot licin. Di tempat trakea bercabang, terdapat satu sudut di antara bronkus primer kanan dan kiri yang dikenali sebagai karina. Epithelium bersilia (silium) yang melapisi trakea disebut epithelium kolumna pseudostratum. Fungsi Trakea utama saluran udara yang di bawa masuk dan udara yang dikeluarkan.

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem Pernapasan Pada Manusia

Sistem pernapasan manusia | Selanjutnya adalah bronkus. Bronkus merupakan bagian terusan dari trakea yang terbelah dua yaitu satu kekiri dan satu lagi kekanan paru paru. Bronkus sendiri ada yang membaginya menjadi tiga bagian yaitu bronkus primer atau bronkus utama, bronkus sekunder dan terakhir bronkus tersier.

Dalam sistem pernapasan, bronkus sendiri berarti saluran udara atau windpipe yang berasal dari kata bronkos (greek). Bronkus pada manusia khususnya terbagi atas dua yaitu bronkus primer kanan  dan bronkus primer kiri.

Bronkus primer kanan kemudian terbagi menjadi 3 bronkus sekunder dan bronkus primer kiri terbagi menjadi 2 bronkus sekunder. Selanjutnya setiap bronkus sekunder bercabang lagi menjadi bronkus tersier yang setelah itu akan bercabang menuju terowongan udara yang cukup kecil (sekitar 1mm) disebut bronkioulus.

Selain perbedaan jumlah percabangan, bronkus kiri dan kanan berbeda dalam panjang tabungnya. Bronkus kiri lebih panjang, lebih kecil dari bronkus primer kanan. Selain sebagai saluran udara, bronkus berperan penting dalam melindungi paru paru dari benda benda asing dengan mukus atau lendir yang dihasilkannya.

Sistem pernapasan manusia | Selanjutnya, dalam sistem pernapasan pada manusia, setelah bronkus tersier, saluran tersebut bercabang lagi menjadi pipa yang lebih kecil disebut bronkiolus yang tidak lagi mengandung tulang rawan, dan lendir pada lapisan submukosanya. Bronkiolus dilapisi oleh epitelium kuboid bersilia dan lapisan otot halus.

Bronkiolus kemudian terbagi lagi menjadi cabang yang lebih kecil dengan diameter kurang dari 0,5 milimeter yang disebut terminal atau bronkiolus terminal. Setelah itu bronkiolus terminal akan bercabang lagi menjadi bronkiolus respiratori yang akan bercabang dan membentuk tabung atau saluran alveolar menuju kantong alveolus.

Dalam sistem pernapasan pada manusia, seluruh bagian sebelumnya mulai dari hidung, faring, laring, trakea, bronkus, hingga bronkiolus terminal merupakan daerah pernapasan yang disebut zona konduksi (conducting zone).

Pengertian zona konduksi dalam sistem pernapasan adalah bagian dalam sistem pernapasan yang tidak mengambil peran dalam pertukaran udara, akan tetapi hanya mengantarkan udara tersebut hingga ke daerah respirasi atau pertukaran udara. Fungsi utama zona kondusi adalah untuk menyaring, menghangatkan (menyesuaikan suhu), dan melembabkan udara serta mengantarkannya ke paru paru (alveolus).

Sistem pernapasan pada manusia | Paru paru manusia, bronkus, bronkiolus, dan alveolus

Sistem pernapasan pada manusia | Paru paru manusia, bronkus, bronkiolus, dan alveolus

Besar atau diameter bronkiolus berubah sesuai dengan kebutuhan terhadap udara atau oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Perubahan diameter pada bronkiolus dalam sistem pernapasan manusia distimulasi/diransang oleh hormon epinefrin atau saraf simpatik untuk melakukan pembesaran (bronkodilatasi) sedangkan untuk pengecilan (bronkokonstriksi) dipengaruhi oleh hormon histamin dan atau saraf parasimpatik.

Pengecilan juga dapat diakibat oleh udara dingin, iritasi yang disebabkan oleh bahan kimia dan faktor faktor lain yang mengharuskan untuk mengurangi suplai udara dari luar

Selanjutnya dalam sistem pernapasan pada manusia, setelah melewati bronkiolus respiratori, udara masuk kedalam tabung atau saluran alveolar merupakan saluran kecil yang menghubungkan bronkiolus respiratori dan kantong alveolar yang mengandung banyak alveoli (alveolus).

Dalam sistem pernapasan manusia, terdapat sekitar 1,5 hingga 2 juta tabung alveolar dalam paru parunya. Pada saluran alveolar terdapat otot polos yang berkontraksi oleh saraf parasimpatik dan berelaksasi dibawah kendali saraf simpatik.

Alveolus terletak dalam daerah respirasi atau zona respirasi pada paru paru tepatnya pada bagian ujung distal dari tabung alveolar dan atria. Kantung udara yang terbentuk oleh alveolus merupakan titik buntu atau jalan terakhir bagi udara dalam sistem pernapasan pada manusia. Kalian tahu tidak?

Luas cakupan area paru paru tepatnya alveolus menurut para ahli berkisar 75 meter kubik. Bagaimana caranya dapat seluas itu? Alasannya adalah karena paru paru manusia mengandung sekitar 700 juta alveolus.

Alveolus tersusun atas lapisan epitel dan matriks ekstraseluler yang  dikelilingi oleh banyak kapiler. pada beberapa dinding alveolar terdapat pori kohn yang menghubungkan antara satu alveolus dengan lainnya dan juga terdapat kolagen dan serat elastin. Serat elastin yang terdapat pada alveolus membuatnya mampu mengembang saat terjadi inspirasi (penarikan udara). Selanjutnya saat terjadi ekspirasi atau pengeluaran udara mengecil.

Bagaimana sudah paham bagaimana udara mengalir mulai dari lingkungan luar hingga masuk kedalam paru paru anda bukan. Jadi, dalam sistem pernapasan pada manusia dan banyak mamalia lainnya, terbagi atas dua zona yaitu zona konduksi dan zona respirasi.

Lalu, apa saja mekanisme pernapasan pada manusia? Bagaimana cara manusia bernapas?

Mekanisme Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan pada manusia normal dikenal terbagi dua yaitu inspirasi dan ekspirasi atau memasukkan udara dan mengeluarkan udara.

Mekanisme dalam sistem pernapasan manusia pun ada dua yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. Pengertian inspirasi dalam sistem pernapasan adalah proses masuknya udara terutama oksigen kedalam zona respirasi melalui zona konduksi atau dari saluran pernapasan menuju paru paru (alveolus) dengan menggunakan perbedaan tekanan udara serta volume antara paru paru dan lingkungan tubuh.

Sedangkan pengertian ekspirasi dalam sistem pernapasan  manusia adalah keluarnya karbondioksida dan uap air yang merupakan produk metabolisme tubuh manusia mulai dari zona respirasi yaitu alveolus hingga ke zona konduksi mulai dari terminal bronkiolus hingga ke hidung ataupun mulut menuju lingkungan yang memanfaatkan perbedaan tekanan dan volume antara paru paru dan lingkungan.

Dalam sistem pernapasan pada manusia terdapat dua cara bernapas yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. Perbedaan ini terletak pada organ yang mengatur pernapasan saat itu dikarenakan paru-paru terletak dan dibatasi oleh rongga dada dan perut sehingga volume paru paru dapat diatur oleh keduanya.

Pernapasan perut dalam sistem pernapasan manusia pada proses inspirasi dan ekspirasi akan dijelaskan sebagai berikut:

Bagaiman pernapasan perut dalam sistem pernapasan manusia

Inspirasi: Otot otot antar tulang rusuk berkontraksi, tulang rusuk terangkat sehingga otot diafragma mendatar, dan mengakibatkan volume rongga dada membesar dan tekanan udaranya mengecil menyebabkan terjadinya aliran udara dari luar masuk ke dalam paru-paru.

Ekspirasi: Otot otot antar tulang rusuk mengendur dan tulang rusuk ujung ujungnya turun, dan mengakibatkan volume rongga dada mengecil dan tekanan udaranya menjadi besar. Hal ini menyebabkan udara di dalam paru paru dipompa ke luar tubuh.

Bagaimana pernapasan dada dalam sistem pernapasan manusia

Pernapasan dada dalam sistem pernapasan pada manusia pada proses inspirasi dan ekspirasi akan dijelaskan sebagai berikut:

Inspirasi : Otot otot perut mengendur hingga otot diafragma posisinya mendatar, dan akibatnya volume rongga dada membesar dan tekanan udaranya mengecil. Hal ini menyebabkan terjadinya aliran udara luar masuk ke dalam paru-paru.

Ekspirasi: Otot otot perut menekan kepada otot otot diafragma sehingga posisinya menonjol ke atas, sehingga volume rongga mengecil dan tekanan udaranya menjadi membesar. Hal ini menyebabkan udara di dalam paru paru dipompa keluar tubuh.

Mekanisme pernapasan pada manusia | Inspirasi dan Ekspirasi

Mekanisme pernapasan pada manusia | Inspirasi dan Ekspirasi

Demikianlah penjelasan tentang sistem pernapasan pada manusia, ikuti terus ARTIKEL BERMUTU yah, untuk memperdalam ilmu biologi anda. Atau anda dapat mendaftar menjadi penulis dengan menghubungi email kami di admin@artikelbermutu.com.

Sistem Pernapasan Pada Manusia | Ahmad Baihaqi | 4.5