21 Penyakit Sistem Pernapasan Pada Manusia (Lengkap)

Loading...

Berbagai Penyakit Sistem Pernapasan Manusia

Penyakit Sistem Pernapasan Pada Manusia – Sebelumnya telah dijelaskan tentang sistem pernapasan pada manusia beserta mekanisme sistem pernapasan pada manusia baik itu pernapasan dada atau pernapasan perut. Kali ini, untuk lebih memahami, akan dijelaskan tentang penyakit pada sistem pernapasan pada manusia.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, dalam sistem pernapasan manusia terdapat beberapa organ mulai dari hidung, faring, laring, trakea, hingga alveolus (paru paru) itu sendiri.

Apabila terjadi kerusakan pada salah satu atau bahkan lebih dari satu organ dalam sistem pernapasan, akan membuat kerja satu sistem tersebut terganggu.  Gangguan tersebut dapat berupa penyakit ataupun kelainan genetik ataupun kerusakan akibat perilaku tidak sehat seperti merokok dan lainnya.

Berikut beberapa kelainan/gangguan/penyakit sistem pernapasan pada manusia yang akan dijelaskan mulai dari organ yang paling luar hingga ke alveolus.

a. Penyakit atau Gangguan pada Hidung

Hidung merupakan organ yang penting  dalam kerja sistem pernapasan pada manusia. Dengan adanya hidung sendiri, bakteri dan debu serta benda asing yang dihirup dapat tersaring dan ditentukan kelembapannya. Oleh karena itu, apabila hidung mengalami gangguan akan mengganggu kerja sistem pernapasan itu sendiri.  Sesuai artikel libestrong.com, berikut macam macam penyakit pada hidung:

1. Deviated Septum/Kelainan Septum

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Dijelaskan pada bagian bagian hidung dan anatominya, bahwa lubang hidung terbagi menjadi dua oleh sekat sehingga tiap lubang tersebut sama besar. Akan tetapi, pada beberapa kasus, terjadi kelainan. Lubang hidung tidak memiliki ukuran yang sama atau dengan kata lain, satu lubang lebih besar.

deviated septum | Hidung bengkok | Penyakit pernapasan manusia

deviated septum | Hidung bengkok | Penyakit pernapasan manusia

Hal ini disebabkan oleh sekat atau septum hidung yang tidak membagi dengan tepat. Dalam kasus yang serius, dapat mengganggu kerja sistem pernapasan pada manusia, sehingga dalam beberapa kasus perlu adanya tindakan operasi.

Contoh manusia yang terkena deviated septum | Penyakit Sistem pernapasan manusia

Contoh manusia yang terkena deviated septum | Penyakit Sistem pernapasan manusia

2. Rhinitis/Peradangan Jaringan Lendir

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Kalian tahu Rhinitis bukan? Rhinitis atau Rinitis adalah keadaan dimana terjadi pembengkakan dan peradangan pada jaringan lendir.

Contoh pasien yang terkena rhinitis pada hidung | Penyakit sistem pernapasan manusia

Contoh pasien yang terkena rhinitis pada hidung | Penyakit sistem pernapasan manusia

Rhinitis dapat terjadi karena beberapa hal terutama karena alergi. Untuk rhinitis yang akut biasa disebabkan oleh virus seperti  rhinovirus dan virus parainfluenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV), dan Coronavirus. Gejalanya bisa berupa hidung tersumbat, bersin, demam ringan, mata berair dan batuk. Penggunaan humidifier bisa meringankan gejala rhinitis ini. Sedangkan pengobatan lainnya adalah untuk mengatasi peradangan dan penyumbatan.

3. Polip Hidung

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Polip hidung adalah tumbuhnya jaringan dalam rongga hidung akibat terjadinya inflamasi. Polip hidung dapat disebabkan oleh adanya sinus atau rhinitis.

Semakin besar polip, maka kerja sistem pernapasan akan semakin terganggu. Oleh karena itu, diperlukan adanya operasi untuk menghilangkan polip ini. Pengobatan dengan obat pun dapat dilakukan. Gejala yang muncul seperti kesulitan dalam mencium bau, bernapas dan sering keluarnya ingus.

4. Sinus/Sinusitis

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Sinusitis adalah terjadinya infeksi pada rongga sinus hidung. Ini merupakan salah satu jenis rhinitis yang spesifik pada daerah sinus hidung.

Sinusitis sendiri dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan bahkan kecelakaan. Gejala yang ditimbulkan akibat sinusitis seperti napas bau, sering sakit kepala, hidung tersumbat, ingusan, batuk batuk dan bertambah parah saat malam dan udara dingin, munculnya rasa sakit pada daerah dahi, hidung, pipi dan mata (disekitar sinus), daya pengecap berkurang, ingus dan meler dengan warna hijau pekat, terjadinya demam serta penurunan daya penciuman. Hal ini dapat diobati dengan operasi dan pemberian antibiotik. Apabila tidak diobati, maka akan mengganggu jalannya sistem pernapasan pada manusia.

Sinusitis dapat terjadi pada saluran sinus pada gambar diatas

Sinusitis dapat terjadi pada saluran sinus pada gambar diatas

Halaman selanjutnya akan membahas tentang penyakit atau gangguan pernapasan pada tenggorokan manusia. Silahkan di klik halaman selanjutnya

b. Penyakit atau Gangguan Pernapasan Pada Tenggorokan

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Setelah udara melewati hidung, udara akan masuk ke tenggorokan mulai dari faring, laring dan sebagian trakea. Bayangkan apabila terjadi kerusakan pada tenggorokan manusia. Bagaimana kerja sistem pernapasan manusia bila terjadi hal tersebut? Berikut beberapa penyakit ataupun gangguan yang terjadi pada tenggorokan manusia:

1. Faringitis

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Faringitis adalah suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorokkan atau faring. Kadang juga disebut sebagai radang tenggorokan. Faringitis sering terjadi saat daya tahan tubuh lemah dan terserang oleh virus, kuman ataupun bakteri seperti streptococcus.

Contoh gambar faringitis | Penyakit pernapasan pada manusia

Contoh gambar faringitis | Penyakit pernapasan pada manusia

Ini juga dapat merupakan tanda akan terjadinya pilek atau influenza pada manusia. Faringitis dapat disembuhkan dengan antibiotik, istirahat yang cukup dan gizi dan nutrisi yang sehat.

2. Polymyositis

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Polymyositis adalah penyakit yang belum diketahui sebabnya yang dapat menyebabkan adanya kelainan pada otot manusia dan menyebabkan terjadinya peradangan dan degenerasi/kerusakan. Dapat mempengaruhi otot otot dalam tubuh manusia, dan termasuk juga faring.

Gambar jaringan yang terkena polymysitis

Gambar jaringan yang terkena polymysitis

3. Myasthenia gravis

Myasthenia gravis adalah penyakit pada otot manusia dimana terjadi kelainan transmisi sinyal sinyal antara saraf motorik dan otot otot yang ditargetkan. Dapat mempengaruhi kerja faring sehingga dapat mengganggu sistem pernapasan pada manusia.

4. Tonsilitis

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Tonsilitis adalah peradangan yang terjadi pada tonsil manusia. Hal ini dapat disebabkan karena reaksi alergi akan tetapi lebih sering disebabkan oleh adanya infeksi oleh virus, bakteri, ataupun jamur akibat terjadinya luka.

Contoh gambar tonsilitis pada manusia | Penyakit sistem pernapasan pada manusia

Contoh gambar tonsilitis pada manusia | Penyakit sistem pernapasan pada manusia

Tonsil yang meradang dan membesar, dapat mengganggu kerja sistem pernapasan dan sistem pencernaan manusia. Oleh karena itu, bila sudah terlalu membengkak, tonsilitis biasanya dilakukan penanganan operasi.

5. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)/URI

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Upper Respiratory tract Infection (URI) atau di Indonesia di sebut ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia bagian atas seperti hidung, laring, dan tenggorokan. ISPA  atau URI rawan  terjadi pada saat peralihan cuaca dan memiliki penyebab yang sama dengan flu yaitu terjadinya penurunan kekebalan tubuh.

ISPA atau URI disebabkan oleh dua hal yaitu virus dan bakteri. Oleh karena itu sangat berkaitan dengan perubahan cuaca serta kondisi kekebalan tubuh manusia. Telah dikenali 200 lebih jenis virus yang dapat menyebabkan ISPA dan tiga jenis bakteri yang paling sering menyebabkan ISPA yaitu stafilokokus, pneumokokus, dan streptokokus. Golongan virus yang sering menyebabkan ISPA pada manusia seperti rinovirus, coronavirus, parainfluenza virus, enterovirus, dan adenovirus.

Gelaja terjadinya infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA sedang dapat berupa demam tinggi hingga 39 derajat celcius, tenggorokan merah, pada kulit terdapat bercak-bercak berwarna merah menyerupai campak, telinga sakit dan mengeluarkan darah, dan pernafasan berbunyi mendecit. Sedangkan pada ISPA / URI yang berat, memiliki gejala seperti  kesadaran menurun, bibir dan kulit mulai membiru, gelisah, dan nafas terdengar keras.

Lalu apa saja jenis jenis ISPA? ISPA sesuai definisinya merupakan infeksi pada saluran pernapasan atas, sehingga ISPA dapat berupa rhinitis atau radang pada lubang mukosa hidung manusia, sinusitis, faringitis, nasofaringitis, epiglotitis, laringitis, laringotraceitis dan trakeaitis.

6. Laringitis

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Laringitis adalah terjadinya peradangan pada pangkal tenggorokan atau laring yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, ataupun jamur dan bila keadaan atau daya tahan tubuh melemah.

Diterangkan juga pada salah satu sumber, bahwa terlalu banyak bersuara keras seperti menyanyi, berteriak, atau bahkan demo dapat membuat kotak suara yang terletak di bagian laring akan mengalami radang. Gejala yang ditimbulkan seperti suara serak, batuk kering, tenggorokan terasa gatal, sakit dan kering. Untuk lebih jelasnya silahkan baca sumber berikut Laringitis.

7. Papiloma Laring

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Ini merupakan kondisi dimana terjadi kanker pada bagian laring dan dapat menyebar ke saluran pernapasan lainnya seperti trakea dan bronkus.

Walaupun jarang terjadi, akan tetapi, terjadinya kanker pada laring sering ditemukan pada anak anak dan menyebabkan terjadinya tangisan abnormal. Diterangkan dalam salah satu sumber bahwa papiloma laring disebabkan oleh adanya infeksi HPV (human papiloma virus) pada organ kelamin ibu kepada anak saat proses melahirkan.

Kanker ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan bahkan kematian. Terapi ataupun pengobatan seperti operasi bedah, medikamentosa (pengobatan menggunakan zat zat kimia obat), imunologis, dan terapi fotodinamik dapat dilakukan.

8. Trakeaitis

Trakeaitis merupakan peradangan yang terjadi pada trakea. Peradangan ini dapat menganggu kerja sistem pernapasan pada manusia.

Trakeaitis | Penyakit sistem pernapasan pada manusia

Trakeaitis | Penyakit sistem pernapasan pada manusia

9. Tumor Trakeal dan Bronkial

Ini jarang terjadi akan tetapi cukup berbahaya bagi manusia. Gejala yang muncul akibat tumor trakeal dan bronkial seperti kesulitan bernapas dan napas pendek, batuk batuk dan sering diikuti dengan adanya darah (hemoptysis), wheezing, dan ngorok.

Dengan bertambah parahnya tumor tersebut, dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan seperit kesulitan menelan (dysphagia)

 10. Asma: Penyakit Pernapasan Manusia

Asma, atau Asthma merupakan gangguan pada selaput pipa udara yang menyalurkan udara ke dalam paru paru (lungs). Ini merupakan gangguan atau penyakit pernapasan yang disebabkan oleh alergi terhadap debu, rambut, bulu dan bahkan pollen (serbuk sari) pada bunga tertentu.

Hal yang harus anda ketahui dari penyakit pernapasan ini adalah, asma atau asthma tidak dapat tertular karena anda berada di dekat penderita asma. Penyakit pernapasan ini hanya menular secara genetis (setidaknya berdasarkan penelitian terbaru: 2016). Selain disebabkan oleh genetis, faktor lingkungan seperti dingin dan lainnya dapat mengaktifkan asma seseorang. 

Salah satu hal yang dapat menyebabkan anda terkena asma adalah rokok. Bagi anda yang ingin terhindar asma diharapkan untuk tidak merokok. Merokok mampu menyebabkan paru paru anda lebih menjadi lemah. Berdasarkan data WHO (World Health Organization) tahun 2011, penyakit pernapasan ini menyebabkan kematian 14.624 jiwa.

11. SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)

Penyakit pernapasan pada manusia | SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) merupakan penyakit pernapasan yang terjadi pada paru paru akibat virus adalah sebuah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus Coronavirus dari ordo Coronaviridae. Virus ini menginfeksi saluran pernapasan.

Gejalanya berbedabeda pada tiap penderita, misalnya pusing, muntah-muntah, disertai panas tinggi dan batuk. Sementara itu, gangguan yang tidak disebabkan oleh infeksi antara lain rinitis, yaitu peradangan pada membran lendir (mukosa) rongga hidung.

Banyaknya lendir yang disekresikan, mengakibatkan peradangan. Biasanya, terjadi karena alergi terhadap suatu benda, seperti debu atau bulu hewan.

Halaman berikutnya akan dipaparkan tentang penyakit pernapasan pada paru paru manusia. Silahkan baca halaman selanjutnya

c. Penyakit dan Gangguan Pernapasan Pada Paru Paru Manusia

Sebelumnya telah dijelaskan tentang penyakit pernapasan pada manusia dibagian hidung dan tenggorokan, mari belajar tentang penyakit pernapasan manusia pada bagian paru paru dan jaringan serta yang berhubungan langsung dengan kesehatan paru paru paru.

1. Asbestosis

Apa itu Asbestosis? Asbetosis adalah suatu penyakit pernapasan pada manusia yang terjadi pada saluran pernafasan akibat menghirup serat-serat asbes. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang luas pada paru paru.  Asbes terdiri dari serat mineral silikat dengan komposisi kimiawi yang beragam.

Asbes merupakan bahan baku mineral seperti atap dan platfon rumah. Apabila serat asbes terhisap  selain jaringan parut dapat juga mempertebal pleura pada paru paru. 

2. Tuberculosis (TBC)

TBC atau Tuberculosis adalah penyakit pernapasan pada manusia yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri jenis Mycobacterium tuberculosis  ini diketahui dapat menyerang seluruh organ tubuh manusia, akan tetapi organ yang paling diserang adalah paru paru (bagian alveolus).

Bakteri Mycobacterium tuberculosis menyerang bagian alveolus pada paru-paru sehingga muncul bintil-bintil. Hal ini membuat proses difusi oksigen atau aliran oksigen terganggu. Setelah beberapa lama, paru paru yang diserang akan semakin mengecil karena sel sel yang terjangkit mati. 

Terjadinya pengecilan paru paru dan terbentuknya bintil bintil pada daerah alveolus dapat menyebabkan (1) napas terengah engah, (2) terjadinya pengurangan kapasitas pernapasan dan kapasitas vital paru paru, (3) Otot pernapasan bekerja berlebih untuk menutupi kebutuhan oksigen tubuh, (4) Terjadinya penurunan luas permukaan membran pernapasan sehingga menyebabkan penurunan kapasitas difusi paru paru. 

Terjadinya tuberculousis atau TB pada manusia dapat diketahui dengan melihat gejala gejala seperti (1)Batuk berdahak selama tiga minggu atau lebih, yang kadang disertai dengan munculnya bercak darah saat batuk berdahak.

Kemudian gejala lain yaitu terjadinya demam selama satu bulan lebih terutama pada siang dan sore hari. Kondisi lain seperti keringat saat malam dan susah bernapas (sesak napas), dan juga terjadi penurunan berat badan yang drastis.

3. Pneumonia

Pneumonia atau Logensteking adalah penyakit pernapasan pada manusia yang terjadi pada paru paru manusia. Penyakit ini disebabkan oleh jenis bakteri Diplococcus pneumoniae.

Bakteri Diplococcus pneumoniae ini mengakibatkan peradangan pada alveolus pada paru paru manusia sehingga terbentuk nanah dan lendir pada alveolus. Keadaan tersebut membuat terjadinya hambatan pada difusi oksigen di paru-paru sehingga oksigen kesulitan diangkut oleh darah. 

3. Kanker Paru-Paru

Kanker dapat terjadi pada setiap bagian tubuh manusia. Begitu pula pada sistem pernapasan manusia. Kanker paru paru dapat terjadi dikarenakan paru paru terekspos zat kimia karsinogen (atau pemicu kanker) secara kontinu sehingga penyebabkan sel yang normal pada paru paru berubah menjadi sel kanker yang terus membelah, dan kemudian membentuk jaringan kanker yang cukup besar untuk merusak organ paru paru anda.

Salah satu penyebab terjadinya kanker paru paru adalah merokok walaupun dalam persentase yang cukup kecil. Para pekerja di Pabrik kimia atau pertambangan serta farmasi memiliki persentasi yang cukup tinggi dalam tereskpos zat karsinogenik sehingga dapat menyebabkan kanker paru paru. 

Kanker paru paru secara dini tidak dapat diketahui, akan tetapi bila telah parah, dapat anda ketahui bila terjadi batuk keluar darah, napas terengah engah, kecapean. Gejala yang terjadi memiliki kesamaan dengan TBC dan Pneumonia.

4. Legionnaries

Penyakit pernapasan pada manusia | Legionnaries adalah penyakit paru-paru yang disebabkan bakteri Legionella pneumophilia. Bentuk infeksinya memiliki kesamaan dengan penyakit pneumonia oleh Diplococcus pneumoniae.

5. Asfiksi

Gangguan pernapasan pada manusia | Salah satu gangguan pernapasan pada manusai adalah Asfiksi. Apa itu asfiksi? Asfiksi adalah keadaan terjadinya gangguan dalam pengangkutan oksigen ke jaringan yang disebabkan oleh terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan tubuh dan pada tahap akhir dapat berakibat kematian.

Sesuai definisi asfiksi diatas, asfiksi dapat disebabkan oleh banyak hal seperti keracunan HCN ataupun Karbon monoksida (CO), tenggelam (atau alveolus pada paru paru terisi air), terjadinya pneumonia atau gangguan atau penyakit pernapasan lainnya yang merusak paru paru.

Terdapat 4 tahap atau fase pada gangguan pernapasan ini yaitu:

  1. Fase dispneu / sianosis asfiksia. Ini merupakan fase pertama dari asfiksi dan berlangsung kira-kira 4 menit. Fase dispneu dipicu oleh tingginya kadar CO2 (Karbon dioksida) terhadap kadar O2 (Oksigen) atau dengan kata lain terlalu banyak CO2 dalam darah dibandingkan Oksigen. Hal ini akan membuat medulla oblongata terangsang sehingga terjadi perubahan pada pernapasan, nadi dan tekanan darah. Hal tersebut membuat anda menambah pernapasan anda sehingga pernapasan terlihat cepat, berat, dan sukar. Denyut nadi menjadi lebih cepat dan tekanan darah meningkat.
  2. Fase konvulsi asfiksia. Fase ini merupakan fase kedua yang  terjadi kira-kira 2 menit. Fase ini diawali dengan terjadinya kejang klonik lalu kemudian terjadi kejang tonik lalu selanjutnya kejang opistotonik. Dalam fase ini ini kesadaran mulai hilang, terjadi dilatasi pada pupil, tekanan darah menurun akibat denyut jantung melambat.
  3. Fase apneu asfiksia. Ini merupakan fase ketiga yang berlangsung kira-kira 1 menit. Dalam fase ini terjadi depresi pusat pernapasan (napas lemah), menurunnya kesadaran dan hingga hilang kesadaran dan terjadi relaksasi spingter
  4. Fase akhir asfiksia. Fase ini merupakan fase terakhir dimana terjadi kelumpuan pusat pernapasan atau terjadinya paralisis  pada sistem pernapasan. Ini mengakibatkan denyut jantung melemah dan akhirnya berhenti dan nafas pun berhenti. Bila tidak menghidupkan jantung kembali maka akan terjadi kematian.

6. Hipoksia

Penyakit Pernapasan Pada Manusia | Apa itu Hipoksia? Hipoksia adalah gangguan pernapasan pada manusia berupa tubuh kekurangan oksigen akibat pengaruh ketinggian.

Pada beberapa kasus yang  dapat menyebabkan kematian pada sel-sel, serta pada kasus yang lebih ringan dapat menyebabkan tekanan pada aktivitas mental seseorang yang kadang kadang berujung pada tidak sadarkan diri (koma) serta dan pada kasus yang lebih ringan lagi dapat menurunkan kapasitas kerja otot.

Akan tetapi dengan adaptasi yang baik, tubuh dapat menjadi lebih kuat secara perlahan. Oleh karena itulah banyak atlit dan olahragawan berlatih di atas gunung dikarenakan mencari kondisi hipoksia sehingga otot dan mentalnya dapat diperkuat sehingga mampu tahan pada kondisi kekurangan oksigen, contoh pada saat sprint 100 meter dan banyak lagi.

Demikianlah Artikel tentang 21 Penyakit atau Gangguan pernapasan pada manusia. Saya harap anda tetap belajar biologi. Untuk artikel yang lebih lebih mendalam dan detail dari setiap penyakit atau gangguan pernapasan pada manusia diatas sedang saya usahakan selesaikan secepatnya dengan sumber yang lebih memadai. Sekian dan terima kasih wassalam.

Sumber Artikel:

  • Arif Muttaqin. 2008. Buku Ajar Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Sistem Pernapasan diterbitkan oleh Penerbit Salemba Medika. Jakarta
  • Evelyn C.Pearce. 2009. Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Asfiksi
  • hedisasrawan.blogspot.co.id/2013/08/20-penyakit-pada-sistem-pernapasan.html

Baca juga artikel terkait tentang sistem pernapasan dibawah ini

21 Penyakit Sistem Pernapasan Pada Manusia (Lengkap) | Ahmad Baihaqi | 4.5